murah, pasang iklan anda disini

Pasang Iklan Banner Super Murah di Blog
Pasang Iklan Banner Super Murah di Blog
Pasang Iklan Banner Super Murah di Blog
Pasang Iklan Banner Super Murah di Blog

Wednesday, 17 September 2014

Ragam Kota Purwokerto

Apa yang anda pikirkan, ketika anda mendengar atau melihat kata “Purwokerto”? Mendoan? Banyumasan? Bahasa Ngapak-ngapak? Baturraden? Unsoed? Soto Sokaraja? Gethuk Goreng? atauGang Sadarkah?. Ya, itu semua memang beberapa ciri khas dari kota Purwokerto, sebuah kota besar ke-3 di Jawa Tengah, yang mana kota Purwokerto sendiri adalah ibukota Kabupaten Banyumas.
Kalau boleh jujur rasanya saya tak pantas berbicara mengenai kota ini, karena saya bukan warga asli Purwokerto, tapi tak berdosa juga kiranya saya merasa bangga menjalani hari-hari di kota mendoan ini. Mengapa saya bangga? bagaimana tidak bangga saya menjalani kehidupan di sebuah kota kecil namun berkembang, terlalu sepi tidak, terlalu rame juga tidak, terlalu modern tidak (sebab masyarakat kota ini masih mampu mempertahankan kearifan lokalnya), terlalu ndeso juga tidak. Sedang-sedang saja menurut saya..
Bagi anda yang sudah pernah melancong ke Purwokerto, atau anda sendiri mungkin warga Purwokerto dan sekitarnya rasanya tidak perlu saya jelaskan lagi satu per satu apa yang anda di balik ‘jilid’ kotangapak-ngapak ini, tapi bagi anda yang belum pernah melancong ke Purwokerto atau bahkan belum tau sedikitpun tentang kota Purwokerto, dalam kesempatan ini sedikit saya kasih tau bocoran tentang“Purwokerto Undercover”. Ada apa saja di Purwokerto? kita intip satu-satu ya:
1. Baturraden
13099492391677653826
Lokawisata baturaden



 Lokawisata Baturraden, adalah salah satu potensi wisata utama yang disajikan Purwokerto (Banyumas), setiap harinya obyek wisata ini ramai dikunjungi wisatawan, baik itu wisatawan lokal (Jawa Tengah), daerah lain, maupun wisatawan mancanegara.
Salah satu alasan mengapa daerah ini cukup ramai dikunjungi oleh para wisatawan, mungkin karena tempat ini memiliki pesona wisata alam yang cukup potensial, didukung dengan udaranya yang sangat sejuk karena persis di bawah kaki Gunung Slamet (Gunung tertinggi di Jawa Tengah), selain itu juga dari sarana penunjang lainnya seperti Penginapan ataupun Hotel tersaji lengkap di Baturraden, dari mulai penginapan kelas melati hingga hotel berbintang yang menyediakan convention hall didalamnya (cocok untuk mengadakan pertemuan).
Jika anda bertanya apa saja wisata yang disajika di seputaran Baturraden? Saya jawab banyak sekali, dari mulai Air Terjun, Kebun Raya, Kolam Renang baik air dingin maupun air panas (alami), outbound, Bumi Perkemahan (pernah digunakan Jambore Nasional Pramuka) dan wisata alam lainnya. Jarak tempuh dari pusat kota Purwokerto ke Baturraden sekitar 15Km, jika anda tidak membawa kendaraan pribadi, tersedia pula angkutan wisata yang siap mengantar anda dari terminal bis Purwokerto menuju Baturraden.


ada Juga GS (Gang Sadar)  gang ini sangat berbeda dengan gang di komplek perumahan pada umumnya.
Terletak di sebelah timur Jalan raya Baturraden-Purwokerto Jawatengah. 
Gang Sadar (GS) populer dengan wanita-wanita cantik yang bisa di boking untuk berkencan. Aktifitas penghuni mulai tampak menjelang bedug maghrib. Mereka bekerja melayani tamu bersuka ria untuk melepaskan kebutuhan biologis. 

Tarif GS
Mungkin anda tak menduga bahwa Purwokerto menyimpan banyak wanita pemuas nafsu dari yang berwajah sedang hingga yang paling cantik serta dengan tarif yang beragam mulai dari Rp.100 ribu sampai dengan 
Rp.500 ribu untuk shot time dan 1 juta hingga 5 juta rupiah untuk longtime.
2. Universitas Jenderal Soedirman
Universitas Jenderal Soedirman atau lebih dikenal dengan sebutan Unsoed, atau ada juga orang yangmemplesetkan UNPAD (Universitas Pak Dirman), UNS (Universitas Ngisor Slamet) Ngisor=Bawah (Bahasa Jawa), UGM (Universitas Grendeng Mawon), dan lain sebagainya. Universitas Jenderal Soedirman merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang berada di Kota Purwokerto, awal didirikan pada tahun 1961 Unsoed rencana awalnya hanya untuk memudahkan pelajar daerah Banyumas dan sekitarnya yang ingin memperoleh pendidikan tinggi akan tetapi terhalang jarak dan biaya maka pemerintah saat itu mendirikan Perguruan Tinggi, dan pada tahun 1963 disahkan Unsoed sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
1309952299258030932
Universitas Jenderal Soedirman

Saat ini Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sebagai Universitas Negeri di Purwokerto, tak hanya memiliki mahasiswa lokal seputaran Banyumas saja, melainkan dari seluruh pelosok tanah air setiap tahunnya masuk ke Universitas Pak Dirman ini, wajar saja karena pada saat ini Unsoed sudah memiliki berbagai macam fakultas diantaranya: Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan, Fakultas Pertanian, Fakultas Sains dan Teknik, Fakultas Peternakan, dan Fakultas Biologi, ditambah lagi dengan Program Pasca Sarjana baik itu Magister maupun Doktoral, dan rencananya dalam beberapa tahun kedepan akan menambah lagi beberapa fakultas.
Disisi lain juga Universitas Jenderal Soedirman, saat ini tengah mempersiapkan diri Go Internationaldengan target Unsoed sebagai World Class Civic University.

3. Mendoan
1309953134648273144
Tempe Mendoan

Mendoan, panganan khas Purwokerto ini memang rasanya sudah tidak asing lagi, hampir di setiap kota sudah ada. Makanan ini sebetulnya tidak beda jauh dengan tempe goreng tepung, akan tetapi yang membedakan tempe goreng lain dengan tempe goreng khas Purwokerto ini dari racikan bumbu, racikan tepung, serta cara memasaknya yang cukup unik, uniknya disini pada saat memasak mendoan tidak digoreng sampai matang tetapi bisa dikatakan setengah matang. Terus rasanya bagaimana? meskipun setengah matang tapi rasanya bagi anda yang belum pernah mencoba wajib anda coba!

4. Gethuk Goreng Sokaraja
1309953685504644295
Gethuk Goreng Sokaraja

 Nama Sokaraja sendiri adalah nama sebuah daerah di Kota Purwokerto, tepatnya di daerah selatan pusat kota Purwokerto. Di daerah inilah gethuk goreng yang legendaris itu lahir, gethuk goreng juga merupakan panganan khas Kota Satria. Makanan ini terbuat dari singkong yang diolah dencara khusus dipadukan dengan manisnya gula kelapa (alami). Makanan seperti ini bisa temui di berbagai sudut kota Purwokerto, dan sangat cocok untuk anda jadikan oleh-oleh khusus dari Purwokerto. Oleh-oleh dari kota Purwokerto, selain gethuk goreng juga ada kue nopia dan juga klanting.
5. Soto Sokaraja


Satu lagi panganan dari Sokaraja, yang lumaya terkenal yaitu Sotonya. Soto Sokaraja adalah salah satu kuliner khas asli Purwokerto yang tak kalah fenomenal, terbukti di setiap kota besar pasti ada orang Purwokerto yang jualan makanan semacam ini, dan saya yakin anda pasti pernah mencoba minimalnya mendengar panaganan satu ini. Berbicara tentang soto di Purwokerto tak hanya soto Sokaraja yang membuat lidah anda bergoyang, ada satu lagi yaitu “soto ayam jalan bank”. Tak jauh berbeda memang dengan soto sokaraja, akan tetapi soto jalan bank memiliki karakter tersendiri, kalau soto sokaraja pusatnya di sokaraja, kalau soto jalan bank adanya di jalan bank. Kalau anda ke Purwokerto wajib coba keduanya


Baca juga :

Purbalingga

0 komentar:

Share

Twitter Facebook Stumbleupon Favorites More

 
Guitar